Sinusitis & hidung tersumbat
Bilas hidung dengan larutan garam isotonis membantu mengencerkan lendir, membersihkan rongga hidung, dan meredakan rasa tersumbat pada sinusitis.
Diperbarui 21 Okt 2026 · 2 menit baca · Ditinjau dari sumber medis terbuka (lihat referensi)

Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus, ruang berisi udara di sekitar hidung, pipi, dan dahi. Saat lapisannya meradang, lendir sulit mengalir sehingga muncul hidung tersumbat, ingus kental, rasa penuh atau nyeri di wajah, dan berkurangnya penciuman. Sinusitis akut biasanya ikut flu dan membaik dalam 1–4 minggu; bila berlangsung lebih dari 12 minggu disebut sinusitis kronis.
Bagaimana larutan garam membantu?
Bilas hidung (irigasi nasal) dengan larutan garam membantu mengencerkan dan membilas lendir, alergen, serta kotoran dari rongga hidung, sehingga saluran napas terasa lebih lega. Tinjauan sistematis Cochrane menyimpulkan bahwa irigasi saline dapat membantu meredakan gejala sinusitis kronis dan umumnya dapat ditoleransi dengan baik, sehingga sering dianjurkan sebagai terapi pendamping. Pedoman dokter THT di Amerika (AAO-HNS) juga mencantumkan bilas saline sebagai salah satu pilihan untuk meredakan gejala sinusitis pada orang dewasa.
Kuncinya adalah larutan isotonis (0,9%) yang konsentrasinya setara cairan tubuh, sehingga tidak perih. Untuk itu garam yang dipakai sebaiknya murni dan bebas yodium: yodium dan zat anti-kempal pada garam dapur dapat membuat selaput hidung terasa perih.
Cara membuat & memakai
- Cuci tangan. Gunakan air yang sudah direbus mendidih minimal 1 menit lalu didinginkan, air steril, atau air suling — jangan air keran langsung.
- Larutkan garam sampai benar-benar larut di wadah atau botol bilas yang bersih.
- Condongkan badan ke depan di atas wastafel, kepala sedikit miring. Alirkan larutan ke satu lubang hidung sambil bernapas lewat mulut; larutan akan keluar dari lubang hidung lainnya.
- Ulangi di sisi sebaliknya, lalu buang ingus perlahan.
- Cuci dan keringkan botol bilas setelah dipakai. Buat larutan baru setiap kali (jangan disimpan lebih dari 24 jam).
Bilas hidung umumnya dilakukan 1–2 kali sehari saat gejala muncul, atau sesuai saran dokter. Lihat juga panduan lengkap cara bilas hidung yang aman.
Kapan harus ke dokter?
- Demam tinggi, nyeri wajah hebat, bengkak atau kemerahan di sekitar mata.
- Gejala lebih dari 10 hari tanpa perbaikan, atau membaik lalu memburuk lagi.
- Sakit kepala berat, leher kaku, penglihatan ganda, atau kebingungan.
- Mimisan berulang, atau keluhan hanya di satu sisi yang tidak kunjung hilang.
Bilas hidung adalah perawatan pendukung, bukan pengganti obat atau tindakan yang diresepkan dokter.
Referensi
- Harvey R, Hannan SA, Badia L, Scadding G. Nasal saline irrigations for the symptoms of chronic rhinosinusitis. Cochrane Database of Systematic Reviews 2007; CD006394. cochranelibrary.com
- Chong LY, dkk. Saline irrigation for chronic rhinosinusitis. Cochrane Database of Systematic Reviews 2016; CD011995. cochranelibrary.com
- Rosenfeld RM, dkk. Clinical Practice Guideline (Update): Adult Sinusitis. Otolaryngology–Head and Neck Surgery 2015;152(2S):S1–S39. journals.sagepub.com
- Centers for Disease Control and Prevention (CDC). How to Safely Rinse Sinuses. cdc.gov
Mungkin juga relevan

Rinitis alergi (alergi debu & serbuk)
Bersin-bersin, hidung gatal dan meler karena debu atau serbuk sari? Bilas hidung dengan larutan garam membantu membersihkan alergen dari rongga hidung.

Radang tenggorokan & pilek
Kumur air garam hangat dan bilas hidung adalah cara sederhana untuk membantu meredakan tenggorokan perih dan hidung meler saat pilek.

Luka ringan & lecet
Larutan garam isotonis 0,9% dari air matang dapat dipakai membersihkan luka gores dan lecet ringan tanpa rasa perih berlebih.

Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Mengganti garam dapur dengan garam rendah natrium yang mengandung kalium terbukti membantu menurunkan risiko stroke pada penderita hipertensi — dengan syarat ginjal sehat.