Kekurangan yodium & gondok
Yodium dibutuhkan kelenjar tiroid untuk membuat hormon. Garam beryodium adalah cara paling sederhana memenuhi kebutuhan harian — dengan takaran yang tepat.
Diperbarui 21 Okt 2026 · 1 menit baca · Ditinjau dari sumber medis terbuka (lihat referensi)

Yodium adalah mineral yang dipakai kelenjar tiroid di leher untuk membuat hormon tiroid — hormon yang mengatur metabolisme, suhu tubuh, dan pada janin serta anak, perkembangan otak. Kekurangan yodium dalam jangka panjang dapat menyebabkan gondok (pembesaran kelenjar tiroid) dan hipotiroid. Indonesia sudah lama menjalankan program garam beryodium untuk menanggulangi Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY).
Berapa kebutuhan yodium?
- Dewasa dan remaja: sekitar 150 mikrogram per hari.
- Ibu hamil dan menyusui: sekitar 250 mikrogram per hari (rekomendasi WHO).
Garam konsumsi beryodium di Indonesia wajib mengandung yodium (sebagai KIO3) minimal 30 ppm menurut SNI. Garam Tiroid Roomdev mengandung 60 ppm — dua kali batas minimum tersebut, dan masih dalam rentang yang dulu ditetapkan untuk garam beryodium nasional (30–80 ppm). Karena sebagian yodium berkurang saat penyimpanan dan pemanasan, garam beryodium sebaiknya disimpan tertutup rapat dan ditambahkan menjelang akhir memasak.
Siapa yang mungkin membutuhkan perhatian lebih?
- Keluarga yang jarang mengonsumsi makanan laut, susu, atau telur.
- Ibu hamil dan menyusui (diskusikan juga kebutuhan suplemen dengan bidan/dokter).
- Daerah yang secara tradisional rawan GAKY.
Penting: tidak semua masalah tiroid butuh yodium tambahan
- Pada hipertiroid (tiroid terlalu aktif) dan sebagian penderita penyakit tiroid autoimun (misalnya Hashimoto), yodium berlebih justru dapat memperburuk kondisi. Garam ini tidak untuk mereka kecuali atas saran dokter.
- Gondok tidak selalu karena kekurangan yodium. Benjolan di leher, suara serak, sulit menelan, atau gejala seperti mudah lelah, berat badan berubah drastis, dan jantung berdebar perlu diperiksa dokter.
- Tetap batasi garam ≤ 5 g (1 sendok teh) per hari. Untuk kebanyakan orang, garam beryodium biasa sudah cukup.
Referensi
- World Health Organization, UNICEF, ICCIDD. Assessment of iodine deficiency disorders and monitoring their elimination, edisi ke-3. 2007. who.int
- Zimmermann MB. Iodine deficiency in pregnancy and the effects of maternal iodine supplementation on the offspring: a review. Am J Clin Nutr 2009. Ringkasan kebutuhan yodium ibu hamil. ncbi.nlm.nih.gov
- Badan Standardisasi Nasional. SNI 3556:2016 Garam konsumsi beriodium. bsn.go.id
- American Thyroid Association. Iodine Deficiency. thyroid.org
Mungkin juga relevan

Sinusitis & hidung tersumbat
Bilas hidung dengan larutan garam isotonis membantu mengencerkan lendir, membersihkan rongga hidung, dan meredakan rasa tersumbat pada sinusitis.

Rinitis alergi (alergi debu & serbuk)
Bersin-bersin, hidung gatal dan meler karena debu atau serbuk sari? Bilas hidung dengan larutan garam membantu membersihkan alergen dari rongga hidung.

Radang tenggorokan & pilek
Kumur air garam hangat dan bilas hidung adalah cara sederhana untuk membantu meredakan tenggorokan perih dan hidung meler saat pilek.

Luka ringan & lecet
Larutan garam isotonis 0,9% dari air matang dapat dipakai membersihkan luka gores dan lecet ringan tanpa rasa perih berlebih.